Showing posts with label agama. Show all posts
Showing posts with label agama. Show all posts

Kain Ka'bah Tuan Presiden


Sepotong kain bisa berubah menjadi azimat. Dulu, imajinasi kanak-kanak saya mempercayai hal itu. Ketika menonton seorang jawara di pasar malam yang sama sekali tak terluka setelah menyabetkan parang berulang-ulang ke tubuhnya sendiri, anak-anak bersorak. Mereka begitu percaya pada kabar yang ditiupkan: ilmu kebal sang jawara didapat dari jimat yang tersimpan di ikat pinggangnya. Apa itu? Kain Ka'bah.
Saya tak tahu entah diapakan sobekan kiswah atau kain Ka'bah itu sehingga tubuh pemakainya tak pernah berdarah. Seseorang menyebutkan kain itu dicelupkan ke air putih sebelum air ini ditenggak sang jagoan. Entah sudah berapa puluh kali »air sakti” itu diminum sehingga kain tersebut tampak putih kusam. Tak terpikir dalam benak kanak-kanak bahwa mustahil selubung Ka'bah tersebut berwarna putih, kecuali selebritas pasar malam tersebut hidup di zaman Nabi Muhammad yang memang memilih kain putih dari Yaman untuk menutup Ka'bah.
Bagaimana mungkin ia bisa menyobek kiswah yang sebenarnya tebal itu? Kiswah juga tampak begitu kuat dengan cincin-cincin yang mengunci di kaki-kaki bangunan Ka'bah yang bertinggi 14 meter itu. Di sekeliling Ka'bah, polisi dengan mata nyalang juga mengawasi dengan ketat setiap anggota jemaah yang berbuat ganjil. Setiap bidah yang bisa menggiring kepada kemusyrikan tak mendapat tempat di Tanah Suci.
Tapi, apa yang mustahil di tangan anak-anak? Semua tampak hidup di alam pikiran anak-anak. Dalam alam pikiran para bocah ini, rebusan kain ini tak cuma punya tuah ilmu kebal, tapi juga bisa menyembuhkan rupa-rupa penyakit. Pendek kata, kain ini tergolong jimat sapu jagat. Semua bisa, meski tak pernah terbuktikan.
Imajinasi kanak-kanak yang mengundang senyum inilah yang muncul kembali dalam ingatan ketika saya mengunjungi pabrik pembuatan kiswah di kawasan Ajyad di Mekah, Arab Saudi, pertengahan April lalu. Kunjungan ini dilakukan setelah 22 orang pengajar universitas dan pesantren dari berbagai daerah yang diundang Kedutaan Besar Arab Saudi di Indonesia melaksanakan ibadah umrah pada pertengahan April lalu.
Saya jelas punya kesempatan lebih besar dibanding jawara pasar malam itu untuk mendapatkan potongan kiswah. Tak cuma melihat, saya bisa memegangnya langsung, nyaris tanpa pengawasan. Saya juga dengan mudah bisa mengambil gulungan benang sutra, bahan pembuatan kiswah, dari puluhan mesin pemintal yang berbaris rapi di pabrik yang telah berdiri selama 30 tahun itu. Saya bisa merasakan kelembutannya, bahkan mencium aroma pintalannya. Saat itu, kesempatan menggenggam ”ilmu kebal” benar-benar berada di depan mata.
Tapi saya justru lebih terpesona menyaksikan gerakan puluhan seniman yang menyulam secara manual kain tersebut ketimbang tenggelam dalam mitos masa kecil. Ada 285 karyawan, dari yang bertugas menenun, memberi warna hitam, emas, dan perak, lalu membuat kaligrafi, merajut kain dasar, kemudian memprogram kalimat-kalimat tauhid di komputer sebelum ditorehkan ke permukaan kain, hingga tugas para penyulam itu. Mereka tampak khusyuk menikmati setiap jalinan benang yang ditisikkan ke dalam kain hitam.
»Mereka bekerja penuh konsentrasi, tak boleh salah,” kata Ali bin Suud, juru bicara pabrik kiswah yang berada di bawah Jawatan Wakaf Kerajaan Arab Saudi itu. Saya melihat tak jauh dari Ali, seorang karyawan yang terbatuk-batuk dan menghentikan pekerjaannya. Segera terpikir, ia yang sehari-hari menyentuh kain yang dalam bayangan masa kecil seharusnya ”menyembuhkan” itu ternyata terserang flu. Ah, berantakan sudah imajinasi yang telah bertahan bertahun-tahun.
Di pabrik dengan luas 10 hektare itu, 85 penyulam bekerja menyelesaikan dua kiswah setiap tahun. Satu kiswah dipasang di bangunan yang menjadi kiblat umat Islam seluruh dunia itu. Tingginya 14 meter dan memiliki lebar 7,5 meter pada tiap sisinya. Jadwal pemasangan kiswah itu selalu tetap: tiap tanggal 9 Zulhijah, ketika jemaah haji berangkat ke Arafah untuk memulai rangkaian ibadah haji. Kiswah satu lagi? ”Jadi cadangan, digunakan jika kain yang pertama cacat atau robek ketika dipasang.”
Puluhan seniman itu menyulam selama 8,5 bulan. Mereka mengerjakannya dalam 47 potong kain. Sebagian mengerjakan potongan kain yang bertulisan kalimat syahadat, sebagian lagi menyulam surat Ali Imran ayat 96, Al-Baqarah ayat 144, surat Al-Fatihah, dan surat Al-Ikhlas. Ada pula yang merajut asma-asma Allah yang dimuliakan. ”Pengerjaannya per bagian, lalu dijahit menjelang dipasang di Ka'bah,” kata Ali.
Seluruh proses itu membutuhkan 999 gulung benang sutra yang jika dibentangkan panjangnya lebih dari satu kilometer per benang. Berat benang sutra tersebut mencapai sekitar 670 kilogram. Ini belum termasuk bordir yang berisi 15 kilogram benang emas. Lantaran menggunakan bahan baku yang sangat berharga seperti sutra, emas murni, maupun perak, harga produksi kiswah pun sangat mahal, sekitar Rp 50 miliar!
Dari mana sutra-sutra mahal itu didapat? ”Sutra diimpor dari Italia, mesin pemintalnya dari Swiss,” kata Ali. Sutra terbaik Italia berpusat di Provinsi Firenze, sebuah daerah yang sering disebut sebagai ”ibu kota Eropa untuk komoditas sutra dan wol”. Firenze, yang berpusat di Florence, tak seperti kota Roma yang menyerap semua unsur-unsur Romawi kuno maupun modern. Firenze menolak semua pengaruh non-Renaissance. Firenze pernah menjadi ibu kota Italia di abad ke-19.
Jika kini pemerintah Saudi lebih memilih Italia sebagai ”kiblat” sutra buat kain Ka'bah, penguasa tanah Hijaz (Arab Saudi) zaman dulu ternyata memilih kain dari Yaman, Irak, atau Mesir. Ka'bah pertama kali »berpakaian” pada 2.500 tahun silam, ketika suku Jurhm dari Yaman menguasai tanah Hijaz. Raja Tuba dari Hymir, Yaman, memasang kiswah berwarna merah yang didatangkan dari negeri itu.
Pada zaman leluhur Muhammad, pemasangan kiswah menjadi tanggung jawab masyarakat Arab dari suku Quraisy. Keluarga Abdul Muthalib, kakek nabi yang mendapat amanat menjaga Ka'bah, menyelubungi Ka'bah dengan kain putih dari Yaman. Pemasangan kain itu bertujuan melindungi dinding Ka'bah dari kotoran, debu, serta panas. Kiswah juga berfungsi sebagai hiasan.
Ketika Mekah diambil oleh kaum muslimin, mereka memutuskan untuk menanggalkan kiswah. Tapi kebakaran besar di sekitar Ka'bah membuat Nabi kembali memerintahkan agar Ka'bah dibungkus dengan kain putih dari Yaman. Khalifah Abu Bakar, Umar, dan Utsman mengikuti tradisi menyarungi Ka'bah dengan memilih kain Koptik berwarna putih dari Mesir. Situs Emel.com menulis, kain halus ini dihasilkan oleh keturunan Kristen dari masyarakat Mesir kuno. Saat itu komunitas Kristen Koptik memang dikenal sebagai perajin kain dengan cita rasa seni yang tinggi.
Berikutnya, seiring bergantinya khalifah, Ka'bah pernah bersalin baju dengan rupa-rupa warna: merah, kuning, hijau, dan hitam. Jadwal pemasangannya pun pernah di bulan Muharam dan Ramadan. Namun, sejak Khalifah al-Mamun dari Dinasti Abbasiyah berkuasa, warna kiswah ditetapkan tak berubah dari waktu ke waktu: hitam. Lalu, pada 1340, tradisi pembuatan bordir diperkenalkan oleh penguasa Mesir.
Read More | comments

Busana Muslim Kian Digandrungi Non-Muslim


Busana muslim tak hanya diminati kaum muslimin dan muslimat saja. Tak sedikit non-muslim yang mengekor dan mulai mengenakan busana muslim.

"Kondisi ini membuka peluang bisnis untuk membuat desain pakaian muslim," kata H Afif Syakur, desain terkemuka pada 'Dialog Pendidikan Desain Busana dan Batik' di Fakultas Teknologi Industri (FTI) UII

Dialog digelar bersamaan dengan peluncuran Pusat Studi Fashion Desain dan Batik. Selain itu, juga dibuka pendidikan dan pelatihan bagi masyarakat umum.

Untuk memenangkan persaingan dalam berbisnis pakaian muslim motif batik, desainer harus bisa menciptakan produk unggulan. Ciri produk unggulan, pakaian bisa meningkatkan gengsi yang mengenakannya.

"Kalau dikenakan orang gemuk, bisa kelihatan langsing. Sebaliknya, bila dipakai orang kurus bisa kelihatan gemuk," timpal Afif yang juga anggota Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API).

Produk unggulan juga harus memiliki sifat mudah membikinnya, sulit dicontoh dan harganya mahal. Sehingga produk tersebut bisa memberi keuntungan yang besar bagi desainer.

Bagi desainer yang sudah menguasai bidangnya, menciptakan produk unggulan tidak terlalu sulit. "Jika menguasai bidang yang digeluti, pasti tahu cara membuatnya dengan mudah. Tetapi orang lain belum tentu bisa membuat apa yang menjadi produk unggulan kita," ujar Afif.

Selain itu menurut Afif, agar produk unggulan tidak cepat usang harus diciptakan secara berkelanjutan. Artinya, tidak seluruh produk unggulan dikeluarkan semuanya, tetapi harus dikeluarkan secara bertahap. Walhasil konsumen selalu menunggu produk unggulan terbaru.
Read More | comments

Cara Iblis menyesatkan kita dengan SAJADAH !


Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Apakah kalian tidak berbaris sebagaimana berbarisnya para malaikat di sisi Rabb mereka?” Maka kami berkata: “Wahai Rasulullah, bagaimana berbarisnya malaikat di sisi Rabb mereka?” Beliau menjawab: “Mereka menyempurnakan barisan-barisan (shaf-shaf), yang pertama kemudian (shaf) yang berikutnya, dan mereka merapatkan barisan”. (HR. Muslim, An Nasa’i dan Ibnu Khuzaimah).

Siang menjelang dzuhur. salah satu iblis ada di masjid. Kebetulan hari itu adalah hari Jum’at, saat berkumpulnya orang. Iblis sudah ada di dalam masjid. Ia tampak begitu khusyuk. Orang mulai berdatangan. Iblis menjelma menjadi ratusan bentuk dan masuk dari segala penjuru, lewat jendela, pintu, ventilasi, atau masuk lewat lubang pembuangan air
Pada setiap orang, iblis masuk lewat telinga, ke dalam syaraf mata, ke dalam urat nadi, lalu menggerakkan denyut jantung setiap para jamaah yang hadir. Iblis juga menempel di setiap SAJADAH. “Hai Blis!” panggil seorang Kiai, ketika baru masuk masjid. Iblis merasa terusik dan berkata : “Kau kerjakan saja tugasmu kiai, Tidak perlu kau larang-larang saya. Ini hak saya untuk menganggu setiap orang dalam masjid ini!”
Pak Kiai : “ini rumah ALLAH, blis! Tempat yang suci, kalau kau mau ganggu, kau bisa diluar nanti!” Kiai coba mengusir iblis.
Iblis : “Kiai, hari ini adalah hari uji coba sistem baru”. Kiai tercenggung. “Saya sedang menerapkan cara baru, untuk menjerat kaummu”.
“Dengan apa?”, tanya kiai.
Iblis : “Dengan sajadah !”.
Kiai : “Apa yang bisa kau lakukan dengan sajadah, blis? ”
Iblis : “Pertama, saya akan masuk ke setiap pemilik saham industri sajadah. Mereka akan saya jebak dengan mimpi untung besar. Sehingga, mereka akan tega memeras buruh untuk bekerja dengan upah dibawah UMR, demi keuntungan besar!”
Kiai : ” Ah, itu kan memang cara lama yang sering kau pakai. Tidak ada yang baru ?”
Iblis : ” bukan itu saja kiai, Saya juga akan masuk pada setiap desainer sajadah. saya akan menumbuhkan gagasan, agar para desainer itu membuat sajadah yang lebar-lebar”
Kiai : “Untuk apa ?”
Iblis : “Supaya, saya lebih berpeluang untuk menanamkan rasa egois di setiap kaum yang kau pimpin, Kiai! Selain itu, saya akan lebih leluasa, masuk dalam barisan sholat. Dengan sajadah yang lebar maka barisan shaf akan renggan. Dan saya ada dalam kerenganggan itu. dari situ saya bisa ikut membentangkan sajadah”.

Dialog iblis dan kiai sesaat terputus. Dua orang datang, dan keduanya membentangkan sajadah. Keduanya berdampingan. Salah satunya, memiliki sajadah yang lebar. Sementara, satu lagi sajadahnya lebih kecil.
Orang yang punya sajadah lebar seenaknya saja membentangkan sajdahnya, tanpa melihat kanan-kiri. Sementara, orang yang punya sajadah lebih kecil, tidak enak hati jika harus mendesak jamaah lain yang sudah lebih dahulu datang. Tanpa berpikir panjang, pemilik sajadah kecil membentangkan saja sajadahnya, sehingga sebagian sajadah yang lebar tertutupi sepertiganya
Keduanya masih melakukan sholat sunnah.
“Nah, liat itu kiai !”, Iblis memulai dialog lagi
“Yang mana ?”, tanya kiai

“Ada dua orang yang sedang sholat sunnah itu, mereka punya sajadah yang bebeda ukuran. Lihat sekarang, aku akan masuk diantara mereka”
Iblis lenyap. Ia sudah masuk ke dalam barisan shaf. Kiai hanya memperhatikan kedua orang yang sedang melakukan sholat sunnah. Kiai akan melihat kebenaran rencana yang dikatakan iblis sebelumnya. Pemilik sejadah lebar ,rukuk, Kemudian sujud. Tetapi sambil bangun dari sujud, ia membuka sajadahnya yang tertumpuk, lalu meletakkan sajadahnya diatas sajadah yang kecil. Hingga sajadah yang kecil berada dibawah sajada yang besar. kemudian ia berdiri, Sementara, pemilik sajadah yang lebih kecil melakukan hal serupa. Ia juga membuka sajadahnya, karena sajadahnya ditutupi oleh sajadah yang lebih besar. Itu berjalan sampai akhir sholat sunnah.
Bahkan, pada saat sholat wajib juga, kejadiaan itu beberapa kali terlihat di beberapa bagian masjid. Orang lebih memilih menjadi di atas dari pada di bawah. Di atas sajadah saja orang sudah berebut kekuasaan dengan orang lain. Siapa yang memiliki sajadah lebar akan meletakkan diatas sajadah kecil. Sajadah sudah dijadikan iblis sebagai pembedaan kelas.
Pemilik sajadah diidentikan sebagai orang yang memiliki kekayaan, yang setiap saat harus berada diatas daripada yang lain. Sedangkan pemilik sajadah yang kecil, adalah kelas bawah yang setiap saat selalu menjadi sub-ordinat dari orang yang kaya.
Diatas sajadah saja, Iblis telah mengajari orang supaya selalu menguasai orang lain. ” ASTAGHFIRULLAHAL ADZIM

“Rapatkanlah shaf-shaf kalian, saling berdekatanlah, dan luruskanlah dengan leher-leher (kalian), karena demi Dzat yang jiwaku berada di dalam genggamannya, sesungguhnya aku melihat setan masuk dari celah-celah shaf seakan-akan dia adalah kambing kecil.” (HR Abu Dawud)
Read More | comments

Ini Game yang Melecehkan Agama Islam


Video game memang selayaknya menjadi kebutuhan sekunder untuk menghilangkan kejenuhan, tapi, bagaimana bila sampai menjelek-jelekkan Islam, apabila anda adalah orang yang mengaku beragama Islam?

1. Resident Evil 4




Satu game yang menghina Islam ialah Resident Evil 4. Resident Evil 4 merupakan game berdasarkan bahaya penggunaan senjata biologi iaitu virus dan zombie. Ringkasnya, misi game ini adalah untuk menyelamatkan anak presiden Amerika yang diculik oleh kumpulan yang bernama "Los Illuminados"

Los Illuminados bermaksud “The Illuminated”. Gambar berikutnya adalah lambang illuminati pada permainan tersebut.



Sadarkah anda apa yang tidak wajar dengan gambar di atas?. Jika pembaca ingin tahu itulah pintu Omar Bin Khattab, Masjid Nabawi, Madina.kok bisa nyasar di game ini? anehkan? ini gambar pintu umar bin khattab nya:


perbandingan



2. Guitar Hero 3 Legends Of Rock

game yang amat sangat populer di kalangan masyarakat ini agaknya tersandung kasus yang mirip dengan insiden band dewa 19 yang katanya menginjak-injak kaligrafi lafadz "ALLAH" dalam bahasa arab



menurut publishernya,itu hanyalah lambang zodiak "Virgo yang dibalik"



3. Clive Barker's Undying

game ini sih ceritanya tentang perjuangan membasmi setan,tapi markas bercokolnya setan setan itu dihiasi dengan lafadz "Allah" dimana mana,seolah-olah ingin menggambarkan bahwa Islam adalah agama yang menyembah setan

 


4. Devil May Cry 3

Jaman SMP sampai SMA kelas 1..game ini adalah game yang sering saya mainkan...tapi saya tercengang dengan temuan ini

 

 


pada gambar ketiga,yang dilingkari adalah lafadz "Allah",entah maksudnya apa,tapi pintu pintu yang seperti pintu Ka'bah itu adalah pintu yang akan dilewati ketika kita akan menghadapi BOSS dan yang mencengangkan bahwa FINAL BOSS nya menunggu dibalik pintu Ka'bah yang dibuat "guyonan" oleh game ini 

4.Dante's Inferno

Jadi apa yang tak wajar dengan game ini?. Permainan ini sebenarnya telah meletakkan Nabi Muhammad SAW ke dalam Neraka.

Menurut dari website Gameslatest : Middle East avoids Dante’s Inferno (telah didead-link kan)

Menurut website Gameslatest, di atas bahawa Timur Tengah telah mengharamkan game Dante's Inferno yang diterbitkan dari syarikat game terbesar iaitu EA Games kerana "keutamaan selera pelanggan, campuran platform dan faktor lain". Faktor lain? Ya, faktor lain seperti penyair Dante (pejuang zaman perang salib III), menempatkan Nabi Muhammad, nabi palsu dalam lubang neraka. Mengapa Islam ingin membantu mempromosikan di kalangan pengikut-pengikutnya satu videogame yang berdasarkan Divine Comedy nabi palsu yang menempatkan mereka di neraka?. Berdasarkan maksud tersirat pada "sajak suci" ianya dari Inferno Canto XXVIII:

No barrel, even though it's lost a hoop
or end- piece, ever gapes as one whom I
saw ripped right from his chin to where we fart:
his bowels hung between his legs, one saw
his vitals and the miserable sack
that makes of what we swallow excrement.
While I was all intent on watching him,
he looked at me, and with his hands he spread
his chest and said: "See how I split myself!
See now how maimed Mohammed is! And he
who walks and weeps before me is Ali,
whose face is opened wide from chin to forelock.
And all the others here whom you can see
were, when alive, the sowers of dissension
and scandal, and for this they now are split.
Behind us here, a devil decks us out
so cruelly, re-placing every one
of this throng underneath the sword edge when
we've made our way around the road of pain,
because our wounds have closed again before
we have returned to meet his blade once more.
But who are you who dawdle on this ridge,
perhaps to slow your going to the verdict
that was pronounced on your self-accusations?
"Death has not reached him yet," my master answered,
"nor is it guilt that summons him to torment;
but that he may gain full experience,
I, who am dead, must guide him here below,
to circle after circle, throughout Hell:
this is as true as that I speak to you."

Inferno XXVIII

Untuk pengetahuan anda, ayat diatas mempunyai maksud tersirat :



"See how I split myself!"
"See now how maimed Mohammed is!"

Dante Alighieri (1265-1321), sasterawan besar Italy, dalam Inferno-nya mengatakan bahawa Nabi Muhammad dan sahabat Baginda, Ali bin Abi Talib, dihumbankan ke dalam neraka tingkat ke lapan, kerana ia telah memecah belah masyarakat dengan ajarannya dan menabur kekejian selama hidupnya. 

Inferno XXVIII, 19-42

The poets are in the ninth chasm of the eighth circle, that of the Sowers of Discord, whose punishment is to be mutilated. Mahomet shows his entrails to Dante and Virgil while on the left stands his son Ali, his head cleft from chin to forelock.



Gambaran ilustrasi di atas adalah diambil dari salah satu lukisan-lukisan dalam pelbagai manuskrip yang tersimpan di perpustakaan-perpustakaan besar di dunia termasuk yang telah membuat satu filem bisu (tanpa dialog) pada tahun 1911 (The 1911 Italian silent film L’Inferno contained a dramatization of the scene; Mohammed is shown with his entrails hanging out).
Read More | comments

'Gerbang Menuju Neraka' Ditemukan di Turki


Headline
Ilustrasi digital yang menampilkan Pluto's Gate - (Foto: DiscoveryNews)
Pamukkale - Gua kuno yang disebut sebagai 'gerbang menuju neraka' ditemukan arkeolog asal Italia di reruntuhan di barat daya Turki.

Gua ini dikenal sebagai Pluto's Gate,Ploutonion dalam bahasa Yunani atauPlutonium dalam bahasa Latin, yang digunakan sebagai portal menuju alam roh dalam mitologi dan tradisi Yunani dan Romawi kuno.

Gua bersejarah ini terletak di situs di kota kuno Phygian City di Hierapolis, atau yang sekarang disebut Pamukkale. Gua ini berisi uap mephitic yang mematikan.

"Gua ini penuh uap dan berkabut. Hewan yang terbang melewati gua ini bahkan dapat mati dalam sekejap," tulis Strabo, ahli geografi Yunani Kuno.

Diumumkan di bulan ini dalam sebuah konferensi arkeologi Italia di Istanbul, Turki, gua ini ditemukan oleh tim yang dipimpin Francesco D'Andria, seorang profesor arkeologi klasik di Universitas Salento.

Para arkeolog menemukan prasasti untuk para dewa dari alam roh, Pluto dan Kore. D'Andria juga menemukan sisa-sisa candi, kolam, dan sejumlah stupa yang ditempatkan di atas gua. Semua cocok dengan deskripsi dari situs ini dalam sumber kuno.

Orang dapat menonton upacara suci dari stupa ini, namun mereka tidak bisa mendekat ke gua karena hanya para pendeta yang dapat berdiri di dekat portal.

Menurutnya, ada semacam organisasi pariwisata di situs ini, yang burung-burung kecil diberikan kepada para pengunjung untuk menguji efek mematikan dari gua ini, dengan para pendeta yang terkena halusinasi karena asapnya akan mengorbankan sapi untuk Dewa Pluto.

"Kita bisa melihat bahwa gua ini sangat mematikan. Beberapa burung mati ketika mereka mencoba mendekatinya karena terbunuh oleh asap karbon dioksida," ujar D'Andria.

Atas dasar itulah gerbang ini disebut 'gerbang menuju neraka' karena efeknya sangat mematikan dan juga dapat menyebabkan halusinasi.

Hanya The Eunuch of Cybele, atau Dewi Kesuburan dalam mitologi Yunani dan Romawi kuno yang disebut mampu menembus ke dalam 'gerbang ke neraka' ini.

Menurut D'Andria, situs ini merupakan daerah tujuan terkenal bagi upacara inkubasi. Peziarah mengambil air sebuah kolam di dekat Candi, dan tidur tidak terlalu jauh dari gua dan nantinya akan menerima semacam 'wahyu'.

"Ini adalah penemuan luar biasa serta menegaskan informasi yang kami miliki dari sastra kuno dan bersejarah," sebut Alister Andrade, seorang peneliti sejarah Romawi di Universitas Palermo, Italia, dan Cologne, Germany, kepada Discovery News.

D'Andria dan timnya kini tengah bekerja untuk merekonstruksi gua bersejarah ini.

JellyMuffin.com - The place for profile layouts, flash generators, glitter graphics, backgrounds and codes 
 Jangan Lupa Di LIKE Ya...!!!
Read More | comments

Dalil Dosa Besar Meninggalkan Sholat


Meninggalkan shalat adalah dosa besar. Pelakunya akan diancam Allah dengan siksaan yang keras di hari kiamat nanti. Penghuni neraka jahim, jika ditanya mengenai sebab masuk neraka, mereka menjawab dengan kata-kata yang telah disebutkan di dalam Al-Qur’an berikut ini : 

“Apakah yang memasukkan kamu ke dalam saqar (neraka)?”. Mereka menjawab : “Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan sholat, dan kami tidak (pula) memberi makan orang miskin.” (QS. 74 : 42 – 44). 

Dalam Al-Qur’an ada ayat yang menerangkan pentingnya arti shalat dan kedudukan yang tinggi dalam agama Islam: 

“Jika mereka bertaubat, mendirikan shalat dan menunaikan zakat, maka (mereka itu) adalah saudara-saudaramu seagama. Dan Kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi kaum yang mengetahui”. (QS 9 : 11). 

Berdasarkan pengertian ayat ini, sebagian ulama ada yang berpendapat bahwa orang yang meninggalkan shalat dan tidak menunaikan zakat hukumnya kafir. Dan persaudaraan dalam agama takkan bisa tercapai kecuali apabila membersihkan diri dari kekufuran dengan caramenjalankan shalat dan menunaikan zakat. 

Rasulullah bersabda untuk mengukuhkan pentingnya arti shalat :

 بين الرجل وبين الكفر ترك الصلاة (رواه مسلم وابو داود والترمذى

“Antara seseorang dengan kekufuran terletak pada meninggalkan shalat (siapa yang meninggalkan shalat akan menjadi kafir) (Hadits riwayat An Nasai)”. 

Rasulullah juga bersabda mengenai pentingnya arti shalat dalam hadits berikut ini :

 ان العهد الذى بيننا وبينهم : الصلاة فمن تركها فقد كفر (رواه النسائي

“Sesungguhnya perjanjian antara kita dan mereka (yang membedakan antara kaum muslimin dengan kaum kafir) ialah shalat. Barangsiapa yang meninggalkan shalat ia menjadi seorang kafir” (Hadits riwayat An Nasai). 

Salah satu hadits yang menuturkan dosa bagi individu yang meninggalkan shalat Jum’at ialah sabda nabi SAW berikut :

 لينتهين أقوام عن ودنهم – اى تركهم – الجمعة أو ليختمن الله على قلوبهم ثم ليكونن من الغافلين (رواه مسلم

“Hendaklah berhentilah kaum-kaum yang bisa meninggalkan shalat Jum’at, atau kalau tidak hati mereka akan dibekukan oleh Allah sehingga mereka menjadi orang-orang yang lalai (Hadits riwayat Muslim)”. 

Rasulullah pernah bersabda pula :

 من ترك ثلاث جمع تهاونا طبع على قلبه (رواه احمد وأصحاب السنة الاربعة

“Barangsiapa yang meninggalkan shalat Jum’at sebanyak tiga kali, maka Allah akan mengunci hatinya (Hadits riwayat Ahmad dan Al-Arba’ah)”.
Read More | comments

Mukjizat Sholat Tahajud


Tak pernah bintang-bintang melihatnya
Melainkan ia dalam keadaan sujud
Pun matahari tak pernah menjumpainya
Kecuali ia tengah berinfaq

(Penyair Arab)

Suatu senja, selepas mengisi acara, saya mendapat  kenang-kenangan sebuah buku karya Muhammad bin Su’ud Al-‘Uraifi yang berjudul “Qiyamul Lail: Bertemu Allah di Hening Malam“. Nyinyir hati saya, sejenak terdiam, hati terasa tertampar. Andai buku itu bisa bicara, seolah dia berkata “Malammu sekian lama hanya kau habiskan untuk tidur semata, sudah saatnya mulai malam nanti, bangunlah, basuh mukamu dengan air suci dan lekas songsong perjumpaanmu denganNya”.

Pelan saya membaca buku itu

Tersibak ajaran dalam Al-Qur’an, diantaranya;


Dan pada sebagian malam hari shalat tahajudlah kamu” (Al-Isra’ : 79)

Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam; dan di akhir-akhir malam mereka mohon ampun (kepada Allah)”(Adzariyat : 17-18).


Pun dalam hadits juga demikian;


Shalat yang paling utama setelah shalat fardu ialah shalat malam” (HR. Muslim).

“Sesungguhnya, dimalam hari ada satu waktu. Tidaklah seorang muslim berdoa kepada Allah mohon kebaikan dunia dan akhirat di malam itu, kecuali Allah pasti mengabulkan permohonannya. Waktu tersebut ada pada tiap-tiap malam” (HR. Muslim).


Saya juga menemukan sebuah hadits yang cukup menyentuh bagi sepasang suami istri;


“Allah memberi rahmat kepada seorang suami yang bangun malam lalu shalat dan (tidak lupa) membangunkan istrinya kemudian ia shalat juga. Jika istrinya enggan, dia (boleh) memerciki wajah istrinya dengan air. Allah memberi rahmat kepada seorang istri yang bangun malam kemudian mengerjakan shalat, dan ia tidak lupa membangunkan suaminya. Jika suaminya malas bangun, ia boleh memerciki wajah suaminya dengan air” (HR Abu Daud).

Di lembar lain, Muhammad bin Su’ud Al-‘Uraifi mengutip sebuah pendapat tentang manfaat sholat malam ditinjau dari segi medis. Salah satunya pendapat Dokter Samir Ismail Al-Hulwi dalam bukunya Al-Lail; Naumuh wa Qiyamuh (Malam; Tidur dan bangunnya).


Dalam buku itu, Dokter Samir menulis“Sungguh Qiyamul lail akan memberimu kemauan keras (himah) dan semangat (nasyath) dalam melaksanakan tugas, juga menghilangkan penyakit tulang punggung dan penyakit lainnya yang biasa diderita dimassa tua. Telah terbukti dalam dalam satu penelitian bahwa orang-orang tua renta yang semenjak mudanya rajin mengerjakan shalat malam, tulang punggung mereka jauh lebih sehat dan lebih kuat daripada orang-orang yang tidak mengerjakan shalat malam.


Selain itu, shalat malam juga dapat menyelamatkan orang dari penyakit sesak dada akibat penyempitan pembuluh darah dan terhindar dari penyempitan pembuluh darah yang menjurus ke hati dan ke otak. Itu dikarenakan orang yang bangun malam berarti mengurangi kegiatan tidur malam yang panjang.


Subhanallah.

Ternyata, begitu besar kemanfaatan dari sholat malam bagi kesehatan. Selama ini saya tidak mendapatkan informasi tentang hal ini. Sungguh bersyukur saya mendapat buku ini sehingga bisa menambah keilmuan dalam diri saya.

Bukan itu saja. Ternyata efek sholat malam bagi jiwa juga luar biasa. Melaksanakannya akan mendapatkan pencerahan hati. Bagi yang telah melaksanakan sholat malam dengan rutin, sudah tentu bisa merasakan bagaimana ketenangan hati itu menjadi hadir dalam diri kita. Ketika kita melaksanakan sholat malam, disaat itulah kita berdialog dengan Alloh. Kadang keluh kesah meluah begitu deras, sederas kucuran air mata yang mengalir di pipi kita. Itulah  mukjizat shalat malam, sholat tahajud, sebuah malam paling berkesan dalam hidup. Semoga kita selalu dipertemukan pada malam-malam demikian. (Yons achmad)

Read More | comments

Wajah-Wajah Para Perindu Surga



Bagi umat muslim tentu mengenal dua kehidupan. Kehidupan sementara dan kehidupan yang kekal abadi. Disanalah sesungguhnya tempat kembali. Kehidupan setelah kematian. Namun kehidupan seperti apa yang menjadi cita-cita tertinggi kita, tentulah surga. Setiap insan yang beriman, pasti menginginkan hal ini.

Bahkan Rasulullah SAW pun terpesona, ketika Allah SWT memperlihatkan surga, disaat beliau melakukan Isra’Mi’raj dan naik ke langit ke tujuh untuk mengajukan permohonan kepada Allah SWT, perkara sholat. Pada waktu itulah Allah memperlihatkan kepada Rasulullah bagaimana indahnya surga, sehingga diriwayatkan, salah satu sandal beliau tertinggal disana.

Subahanallah, surga Allah yang ada dikehidupan dunia saja sudah melenakan manusia, apalagi surganya Allah dikehidupan yang abadi. Tentu  jauh lebih Indah lagi. Surga adalah penyemangat untuk orang-orang yang beriman. Manusia yang taat kepada perintah dan larangan Allah SWT.

Allah SWT memberikan gambaran surga dalam kitab sucinya. Ada beberapa surah yang menjelaskan tentang ganjaran bagi orang-orang yang beriman. Seperti dalam surah-surah berikut ini;

 “Sesungguhnya Allah memasukkan orang-orang beriman dan mengerjakan amal yang saleh ke dalam surga-surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai. Di surga itu mereka diberi perhiasan dengan gelang-gelang dari emas dan mutiara, dan pakaian mereka adalah sutera” .
QS.Al-Hajj 23 )

 “Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa itu berada dalam surga (taman-taman) dan (di dekat) mata air-mata air (yang mengalir). (Dikatakan kepada mereka): “Masuklah ke dalamnya dengan sejahtera lagi aman. Dan Kami lenyapkan segala rasa dendam yang berada dalam hati mereka, sedang mereka merasa bersaudara duduk berhadap-hadapan di atas dipan-dipan. Mereka tidak merasa lelah di dalamnya dan mereka sekali-kali tidak akan dikeluarkan daripadanya.” (QS. Al Hijr : 45 – 48)

Sesungguhnya penghuni syurga pada hari itu bersenang-senang dalam kesibukan (mereka). Mereka dan isteri-isteri mereka berada dalam tempat yang teduh, bertelekan di atas dipan-dipan. Di syurga itu mereka memperoleh buah-buahan dan memperoleh apa yang mereka minta.” (QS. Yaasin : 55 – 57)

Ilustrasi surga yang diberikan Allah berupa bidadari cantik, perhiasan yang berlimpah, sungai-sungai yang mengalir, dipan-dipan yang indah, wajah yang berseri-seri penuh cahaya, lautan madu tiada habis-habisnya, minuman anggur yang tidak memabukkan, pakaian sutra, manusia tidak pernah membuang kotoran dan  tidak pernah lelah. Apapun yang diminta akan datang begitu saja. Itulah ganjaran Allah bagi orang-orang yang beriman. Kenikmatan yang paling agung dari semua itu adalah para penghuni surga diberikan kesempatan untuk bertemu dengan Allah SWT. 

Nabi Muhammad SAW bersabda, "Bila penduduk surga telah masuk ke surga dan penduduk neraka masuk ke neraka, maka ada yang berseru, "Wahai penduduk surga! Sesungguhnya kalian memiliki janji di sisi Allah yang ingin Dia tunaikan kepada kalian." Maka mereka bertanya, "Apakah itu? Bukankah Dia telah memberatkan amal kebaikan kami, memutihkan wajah-wajah kami, memasukkan kami ke dalam surga dan menyelamatkan kami dari neraka?" Maka disingkaplah tirai, mereka pun melihat kepada Allah. Demi Allah, Allah tidak pernah memberikan sesuatu yang paling mereka cintai dan paling menyejukkan pandangan mereka daripada melihat wajah-Nya." (Shahîhul Jami': 535).

Untuk mendapatkan surga tentunya butuh usaha. Para perindu surga butuh pengorbananan untuk meraihnya. Allah SWT sungguh luarbiasa, karena setiap amal kebajikan yang kita lakukan senantiasa berpahala, sehingga dapat menjadi tabungan surga bagi manusia kelak. Begitu juga ketika manusia berbuat salah, tentulah tabungan surganya berkurang. Semakin banyak ia menabung untuk surga, semakin banyak pula yang akan ia belanjakan disurga kelak.

Bagi wajah-wajah perindu surga ia akan senantiasa berhemat untuk tidak mengurangi tabungan surga yang telah ia perbuat seperti; sholat, puasa, sedekah, senantiasa berzikir, berbuat baik terhadap sesama, menahan diri untuk tidak melanggar perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Meskipun banyak tantangan yang harus dihadapinya. Bisa jadi wajah-wajah perindu surga seperti orang miskin yang tak memiliki apa-apa di dunia, karena semua hartanya habis dibelanjakan di jalan Allah sebagai tabungan surganya. Itu secara kasat mata manusia tak tampak hasilnya, akan tetapi bagi Allah tentulah berbeda.

Banyak contoh wajah-wajah perindu surga yang dapat menjadi teladan kita yakni: Nabi-nabi Allah, Rasulullah SAW, para sahabat dan sahabiyah, para mujahid, dan mujahidah palestina, para pejuang dakwah yang senantiasa menanamkan kerinduan untuk bertemu dengan Allah SWT, sebagai kenikmatan teragung dari surga. Bagaimana dengan kita? (Elvira Suryani) 
Read More | comments

Benarkah Yesus Adalah Seorang Muslim?



Seorang Profesor di Iowa Amerika Serikat mengklaim bahwa Yesus ternyata adalah seorang Muslim! Profesor ini bernama Robert F. Shedinger. Robert sendiri telah menciptakan sebuah kehebohan kontroversi saat dirinya mengklaim bahwa Yesus adalah seorang Muslim dalam bukunya. Stasiun televisi Al Arabiya, Selasa, melaporkan pada bagian sampul buku dirilis tahun ini terpajang judul Apakah Yesus Muslim? "Saya menjawab (semua keraguan) dengan bukti-bukti terpercaya," tulisnya di kata pengantar.Pada 2001, kala memberi materi kuliah Metodologi Islam, seorang mahasiswi muslim mengatakan caranya menerangkan mengenai Islam tidak sama dengan cara diyakininya.

Dalam wawancara, Shedinger mengatakan dari pertanyaan itu memotivasi dirinya berpikir ulang mengenai konsep Islam dan menerapkan pada ajaran agamanya. Posisinya sebagai kepala departemen studi agama memberi dia kesimpulan Yesus seorang penganut Islam, namun belum menjadi agama melainkan gerakan keadilan sosial, seperti ditulis Fox Nation.

"Yesus menjadi simbol keadilan sosial dan itu cocok sekali dengan Islam. Yesus lebih mendekati seorang muslim," katanya.

Islam dibawa Nabi Muhammad menerima wahyu pada 622 masehi dan Yesus sendiri diyakini hidup 600 tahun sebelumnya. Namun perjalanan Yesus sesuai prinsip-prinsip Islam dan semua ditulis dalam buku itu.

Bahasan hubungan Islam dan Kristen juga menjadi ulasan penting. Shedinger memikirkan bagaimana caranya kedua agama itu bekerja sama untuk mempromosikan keadilan sosial di dunia. Wow! Bagaimana menurut anda?
?

Read More | comments

hubungi admin

Mau Tukar Link? Copy/paste code HTML berikut ke blog anda

LINK SAHABAT

 
Copyright © 2011. Belajar . All Rights Reserved.
Company Info Template modify by Crewcil